Perjalanan ke Ende

Perjalanan kami mulai pukul 5.30 gedung A BBPK Cilandak kami tinggal untuk setahun ke depan. Dengan nissan silver, kami team ende dan dua L0 menuju Soetta. Melewati sudirman masuk lewat tol senayan langsung cengkareng. Jam 6.40 kami tiba di terminal 3. Seketika mengenali wajah di kursi tunggu, yaa mereka orang yang saya sayangi dan nantikan keberadaannya. Bapak, mama dan bapak mertua, lalu lelaki shalih nan meneduhkan ramadoni :). Ah ya, ada dedew papank apidt tya jg, beberapa saudari terbaik yang saya rindukan.. Check in jam 8.30 WIB Langsung boarding dan pesawat lepas landas jam 9.30 menuju Ngurah Rai International Airport, Denpasar. Sampai di Ngurah Rai pukul 12.00 (wita) jam tangan saya menunjukan pukul 11.00 (wib). Transit shalat makan lalu jam 13.15 (WITA) kami boarding lagi untuk perjalanan selanjutnya.

Kali ini dengan pesawat wings kapasitas 72 seats menuju Labuan Bajo waktu tempuh sekitar 1jam 30menit. Pukul 15.20 WITA tiba di bandara komodo labuan bajo. kami menghirup udara labuan bajo dan foto2 disini hanya 5 menit lalu naik maskapai yg sama ke arah ende. Di tengah perjalanan petugas pesawat mengumumkan kami brada di 1500 kaki dpl dengan jarak pandang 7 km, cuaca cerah berawan dan yg lebih penting lagi, kami akan melintasi danau kelimutu. Pesawat akan memanjakan mata kami dgn berputar 2 kali ke kanan dan kiri. Yak, dan memang subhanallah danau 3 warna itu. Sepengamatan memiliki tekstur halus nan menggiurkan bak agar-agar yang berwarna. Labuan bajo – ende ditempuh dengan jarak 45 menit. Tiba di bandar udara H.Hasan Aroeboesman – ende kami disambut oleh Kepala Puskesmas A.Yani Bapak Fransiskus Dajo yang berprofesi sebagai perawat beserta beberapa jajaran dinkes dan bappeda ende. Kota Ende menjadi singgahan pertama kita untuk melancarkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sebelum akhirnya menyebrang laut menuju Pulau Ende , tempat tugas kami yang dikelilingi laut terganas se-timur Indonesia, Laut sawu.

Ah yaa,, jarak setahun dengan keluarga, kami imulai hari ini. Ende jadi saksi akan kesungguhan itu. kesungguhan untuk menebar kebaikan dan penambah berat amalan-amalan shalih kami tiap harinya. perkenan Ya Rabb. perkenan. aamiiiiiin. <3

lunbul89 (75 Posts)

Bulun panggilannya, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Melalui SPMB tahun 2007 Nurul berhasil menjadi mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Ia mendapat gelar Sarjana Keperawatan Tahun 2011. Melanjutkan program studi Profesi Keperawatan satu tahun setelah nya hingga meraih gelar Ners. Juli 2012 ia menyudahi rangkaian studi selama 5 tahun. Aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Fakultas, Lembaga dakwah Kampus juga Lembaga Dakwah Fakultas menjadi “tempat belajar” Nurul selama menjadi mahasiswi. Perempuan yang suka membaca buku, menulis, dan membaca puisi ini mengakhiri masa lajang nya dua bulan usai berakhirnya program profesi. Masih berdecak kagum dan bertasbih memuji Tuhan nya ketika dengan sadar bahwa yang menjadi suami nya kini ialah kakak tingkat satu fakultas nya saat menjadi mahasiswi yang meng-ospek angkatan-nya saat tahun 2007 lalu.


2 Comments

Leave a Reply