utuh mu di senja itu

di senja itu.

pada hari yang tak terlalu deras.

tetes hujan menyapa.

satu demi satu jatuh menerpa wajah.

lembut dan masih dapat dihitung jumlahnya.

sesekali menengadahkan wajah dan lengan.

bersuka cita.

seperti halnya bocah kecil yang merindukan hujan.

sambil melihat rombongan awan putih yang berubah pekat

lari ku menuju tempat peteduhan

berhenti di sebuah masjid

dibilangan depok sana

hujan menderas.

membasahi genting dan pohon di sekitarnya.

lalu lambat laun.

belasan motor berhenti.

dan si empunya merapatkan diri.

di pelataran masjid.

diam ku mengamati genangan hujan.

di kejauhan.

sampai ada sosok yang mengusik diam ku.

dengan teriaknya.

“dek, payungnya dek”

tak lama ada bocah kecil dengan pakaian kuyup menghampiri.

“kemana kak?”

tanya bocah itu.

“kakak mau cari makan, temani kakak ya”

jawabnya lengkap.

lalu mereka berdua berjalan.

dalam satu payung.

entah kemana.

“temani kakak ya”

kalimat itu yang seketika merasuki kerasionalan ku.

mencoba memahami apa makna sebenarnya.

prasangka baik ku,

lelaki kisaran usia 23 itu

ingin berbagi dengan bocah kuyup itu.

dan prasangka baik itu.

yang kadang membuat tersenyum sendiri.

kagum akan sosok itu.

cara memperlakukan bocah kuyup yang tidak biasa.

utuh mu. rekam itu terputar kembali.

senja selanjutnya.

utuh mu belum pasti ada.

mengusik kesukaan pada hujan.

lunbul89 (75 Posts)

Bulun panggilannya, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Melalui SPMB tahun 2007 Nurul berhasil menjadi mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Ia mendapat gelar Sarjana Keperawatan Tahun 2011. Melanjutkan program studi Profesi Keperawatan satu tahun setelah nya hingga meraih gelar Ners. Juli 2012 ia menyudahi rangkaian studi selama 5 tahun. Aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Fakultas, Lembaga dakwah Kampus juga Lembaga Dakwah Fakultas menjadi “tempat belajar” Nurul selama menjadi mahasiswi. Perempuan yang suka membaca buku, menulis, dan membaca puisi ini mengakhiri masa lajang nya dua bulan usai berakhirnya program profesi. Masih berdecak kagum dan bertasbih memuji Tuhan nya ketika dengan sadar bahwa yang menjadi suami nya kini ialah kakak tingkat satu fakultas nya saat menjadi mahasiswi yang meng-ospek angkatan-nya saat tahun 2007 lalu.


Tags: ,

Leave a Reply