Karena Berbagi Tak Boleh Mati

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 29-31 Januari 2013 saya berkesempatan mengikuti program Alllights Village yang diselenggarakan atas kerjasama antara GPF Indonesia dengan GPF Jepang dan didukung oleh beberapa institusi  lainnya seperti NU Kab. Bogor , PPI Jepang, IBEKA, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.

Apa itu Alllights Village? video singkat berikut ini akan mencoba menjelaskannya kepada Anda:

Video di atas merupakan program Alllights Village yang dilakukan di Filipina, kegiatan tersebut terselenggara atas inisiatif dari GPF Korea dan GPF Filipina.

Berangkat dari kesuksesan program Alllights Village di Filipina dan masih banyaknya wilayah Indonesia yang belum dialiri listrik, maka GPF Indonesia dan GPF Jepang bekerjasama untuk menyelenggarakan program ini di Indonesia. Lokasi pertama yang dijadikan pilot project program ini adalah Kampung Paseban, Megamendung, Kabupaten Bogor. Di wilayah ini terdapat 67 KK yang tidak memiliki /minim aliran listrik.

Dalam kegiatan perdana Alllights Village di Indonesia ini beberapa perwakilan warga Jepang yang menjadi donatur juga turut hadir, sebanyak 10 orang dari Jepang datang membawa lampu bertenaga surya dan beberapa barang lain seperti alat tulis dan buku untuk diberikan kepada masyarakat di Kampung Paseban. Program ini tak sebatas bertujuan untuk memberi lampu modern bertenaga surya, tapi juga bermaksud memberikan pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat yang belum tersentuh perhatian pemerintah dalam hal ketersediaan listrik.

Kedepannya program ini akan menjangkau daerah-daerah lain di Indonesia yang juga belum memiliki atau minim aliran listrik, oleh karena itu bila ada diantara para pembaca sekalian yang memiliki informasi mengenai wilayah yang belum atau minim akses listrik bisa menghubungi saya melalui blog ini atau mengirim email ke ramadoni[at]gpfindonesia.org

Sekecil apapun bantuan informasi dari Anda akan sangat bermanfaat bagi mereka yang memerlukan cahaya di setiap kehidupan malam mereka.

Bayangkan berapa banyak anak-anak yang semula tidak bisa belajar di malam hari karena tidak memiliki listrik sebagai sumber cahayanya menjadi terbantu dengan lampu bertenaga surya ini, bayangkan pula betapa masa depan anak-anak mereka menjadi lebih cerah karenanya, dan semua itu karena peran Anda yang memberi informasi kepada kami di GPF Indonesia.

Berikut foto-foto saat kegiatan perdana Alllights Village di Kampung Paseban ini berlangsung

resized jogetbareng Alllights Village01

 

~karena berbagi tak boleh mati~

ramadoni (23 Posts)

Lelaki ini merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Tahun 2005, Doni melalui SPMB diterima di program Studi S1 Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dan mendapat gelar Sarjana Keperawatan tahun 2009. Walau mengenyam materi keperawatan, Ia sebenarnya sangat menyukai bidang Web Development, Photography, Videography, Computer Hardware, Social Media, dan Olahraga (Taekwondo dan Volley). Selama menjadi mahasiswa ia aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa baik tingkat Fakultas maupun Universitas. Di usia 23 tahun Doni mampu membulatkan tekad untuk segera menggenapkan separuh agama nya dengan menikahi perempuan pilihannya, Nurul Widiyastuti. Dalam berumah tangga, Ia ingin sekali menjadi ustadz minimal di keluarga nya sendiri yang senantiasa mengingatkan dan memberi contoh yang baik tentang nilai-nilai Islam.


3 Comments

Leave a Reply